Mengenal Teknologi IoT, Cara Kerja Beserta Manfaatnya

Mengenal Teknologi IoT

Belakangan ini populer dengan teknologi Internet of Things atau disebut juga IoT yang merupakan teknologi terbaru yang memberikan layanan canggih dengan menghubungkan teknologi pintar.

Perkembangan teknologi IoT ini sukses dalam berbagai sektor industri dan banyak diperlukan dalam bisnis. Bentuk dari komunikasi pintar ini berupa M2M (machine to machine) untuk manusia sebagai pengguna teknologi tersebut.

Dengan teknologi Internet of Things ini memungkinkan segala halnya bisa terkoneksi dengan internet, untuk mengontrol beberapa perangkat rumah seperti kulkas, AC, ataupun TV yang bisa dikontrol dengan remote ke dalam 1 perangkat saja.

Teknologi IoT (Internet of Things)
Teknologi IoT (Internet of Things)

Adapun untuk mengetahui lebih jauh terkait apa itu teknologi IoT yang sedang populer saat ini. Berikut ini cara kerja dan manfaat teknologi IoT yang perlu Anda ketahui:

Pengertian Teknologi Internet of Things (IoT)

Teknologi IoT adalah teknologi yang bisa memungkinkan 1 objek untuk bisa berkirim data melalui koneksi internet tanpa menggunakan komputer ataupun tenaga manusia. Teknologi IoT ini pertama kalinya ditemukan oleh Kevin Ashton yang berasal dari Inggris, ia mendeskripsikan teknologi tersebut sebagai mata juga telinga dari komputer.

Menurut penuturan Kevin, perangkat teknologi IoT terbaru ini terbuat dari alat pemanggang roti yang bisa dikendalikan melalui komputer milik Romkey, sehingga terciptanya perangkat pintar Internet of Things ini untuk pertama kalinya di dunia sejak tahun 1990.

Unsur-unsur yang ada di dalam Internet of Things (IoT)

Adapun dalam pembuatan ekosistem Internet of Things (IoT) ini tidak hanya sekedar membutuhkan perangkat-perangkat pintar saja, melainkan juga berbagai unsur pendukung lainnya. Berikut ini beberapa unsur teknologi IoT di Indonesia yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

1) Unsur Sensor

Unsur sensor ini mampu mengubah perangkat Internet of Things (IoT) ini pada segi jaringan yang awalnya memiliki sistem yang pasif menjadi aktif dan terhubung dengan lingkungan sekitar.

2) Unsur Kecerdasan Buatan

Penerapan teknologi IoT pada kecerdasan buatan atau disebut juga Artificial Intelligence ini merupakan salah satu benang merah untuk menghidupkan IoT. Dengan unsur AI ini perangkat bisa berkomunikasi dengan pintar dan telah dibekali kemampuan analisis yang jauh lebih kompleks, seperti mengatur jaringan, koleksi data, juga algoritma.

Dengan begitu, kehadiran dari kecerdasan buatan pada perangkat IoT ini memungkinkan bisa melakukan aktivitasnya sendiri tanpa harus menerima instruksi dari penggunanya.

3) Unsur Koneksi Jaringan

Unsur dari koneksi jaringan bisa menjadi komponen pendukung dari sistem IoT untuk bisa berkomunikasi dengan lancar. Adapun konektivitas yang diperlukan harusnya berjalan dengan stabil, namun sayangnya tidak bisa digunakan dalam load yang berukuran besar.

4) Unsur Perangkat Mikro

Pada perangkat mikro ini mempunyai ukuran yang kecil, namun bisa meningkatkan skalabilitas, ketepatan, dan juga fleksibilitas performa dari IoT itu sendiri. Perangkat mikro yang berukuran jauh lebih kecil akan mempengaruhi biaya yang dikeluarkan pun akan semakin sedikit.

5 Cara kerja dan manfaat teknologi Internet of Things (IoT)

IoT bekerja dengan cara memanfaatkan instruksi melalui pemrograman yang di setiap perintahnya bisa menghasilkan interaksi kepada sesama perangkat untuk saling terhubung dengan otomatis tanpa adanya intervensi dari penggunanya, bahkan dalam jarak yang jauh sekalipun.

Faktor vital juga akan memberikan kelancaran pada perangkat Iot melalui jaringan internet yang menjadi konektor antara perangkat dan sistem. Sementara itu, manusia menjadi monitor pada setiap perilaku perangkat pada waktu sistem bekerja. Adapun beberapa manfaat teknologi IoT yang bisa dirasakan dalam beberapa sektor, diantaranya:

1) Dalam bidang pertanian

Teknologi IoT dalam pertanian bisa dimanfaatkan dengan berbagai macam cara, yakni dalam urusan mengumpulkan data berupa suhu, curah hujan, kelembapan, pemantauan hama, dan kadar air dalam tanah. Contoh dari teknologi IoT pertanian seperti mengetahui data-data penting seperti suhu sekitar dengan menggunakan sensor dan kadar air di dalam tanah.

Data-data yang sudah terkumpul tersebut digunakan untuk pengambilan keputusan guna untuk meningkatkan kualitas juga kuantitas, mengurangi usaha yang dibutuhkan dalam mengelola pertanian, dan meminimalkan resiko.

2) Dalam bidang kesehatan

Manfaat teknologi Internet of Things (IoT) selanjutnya dalam bidang kesehatan yang digunakan untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang bisa diterima oleh tenaga medis ataupun rumah sakit. Data-data yang dikumpulkan berupa tekanan dara, penyakit yang sedang dialami, riwayat penyakit, dan sebagainya.

Contoh IoT yang sudah digunakan dalam sektor kesehatan yakni robot perawat yang berada di klinik Moskow yang bertugas membantu tenaga medis terlebih di tengah pandemi seperti ini. Meskipun, banyak kelebihan dari kemunculan IoT, tetap saja ada dampak teknologi IoT seperti tenaga manusia banyak digantikan oleh tenaga mesin yang menyebabkan banyak pengangguran.

3) Dalam bidang transportasi

Selanjutnya, manfaat IoT dalam bidang transportasi, yakni membantu manusia dalam mengontrol, mengintegrasikan, dan juga memproses informasi untuk sistem transportasi. Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) ini sangat berkembang dengan pesat dan bisa diimplementasikan untuk mesin kendaraan juga berfungsi untuk kemudinya. Misalnya saja mobil bisa parkir sendiri dan bisa berjalan sendiri, sehingga akan mengurangi angka kecelakaan di jalan.

4) Dalam bidang otomatisasi rumah

Manfaat untuk sektor rumah, perangkat IoT ini bisa digunakan untuk sektor-sektor usaha bahkan untuk keperluan pribadi sekalipun. Anda bisa membuat keadaan rumah menjadi serba otomatis, seperti menghidupkan perangkat elektronik, menghidupkan lampu, hingga membukakan pintu rumah.

Perangkat-perangkat rumah pintar tersebut disebut juga dengan smart home peripheral. Selain itu, Anda juga bisa mengendalikan perangkat-perangkat pintar di rumah Anda secara otomatis dari jarak jauh, sehingga bisa menghemat energi Anda.

Contoh penggunaan IoT pada perangkat rumah yakni lampu yang bisa menyala secara otomatis di malam hari, kunci pintu yang bisa dibuka dengan menggunakan sidik jari ataupun smartphone Anda, alat penyiram bunga yang otomatis,dan masih ada banyak lagi.

5) Dalam sektor lingkungan

Penggunaan IoT pada sektor lingkungan ini menggunakan unsur sensor. Seperti alat yang bisa memantau kualitas udara, alat untuk memeriksa kondisi air, dan masih banyak lagi. Bahkan IoT juga bisa digunakan untuk sistem peringatan sejak dini saat terjadi bencana.

Beberapa manfaat yang dirasakan dengan menggunakan IoT ini yakni lebih efisien dalam menyelesaikan aktivitas sehari-hari, bisa memonitor kegiatan dengan otomatis dan praktis, dan koneksi menjadi lebih mudah.

Adapun beberapa kelebihan dari fitur IoT yang bisa diimplementasikan pada lingkungan kerja, yaitu:

  • Paket otomatisasinya sangat lengkap
  • Fitur dan juga prosesnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda
  • Terdiri dari komponen-komponen yang terhubung
  • Mampu terhubung dengan sistem yang lain

Demikianlah, mengenal teknologi IoT, mulai dari cara kerja, manfaatnya untuk beberapa sektor dan memudahkan kegiatan manusia dengan perangkat pintar yang bisa saling terintegrasi menjadi satu perangkat saja.

Dengan perkembangan dari Internet of Things (IoT) ini, beberapa kegiatan manusia menjadi lebih ringan, praktis dan juga menghemat energi dan waktu.